PERHIMPUNAN AHLUL HALLI WAL 'AQDI DUNIA

جمعيّة اهل الحلّ و العقد العالميّة

World Organization Of Disentangle And Bindings Experts

Perhimpunan Ahlul Halli Wal ’Aqdi Dunia (AHWA) merupakan program dakwah global yang diinisiasi oleh Yayasan Pendidikan dan Dakwah AKUIS. Dalam ikhtiar nyata untuk mewujudkan dan melahirkan perhimpunan ulama dunia tersebut, Yayasan AKUIS membentuk sebuah kepanitiaan strategis yang dikenal sebagai DP3MU (Dewan Perancang dan Panitia Pelaksana/Persiapan Mudzakarah Ulama).

Berikut adalah poin-poin penting mengenai peran dan eksistensi DP3MU sebagai instrumen pelaksana program dakwah Yayasan AKUIS:

  1. Fungsi Utama: DP3MU dibentuk secara khusus untuk merancang, memetakan, dan mempersiapkan agenda Mudzakarah Ulama Tingkat Dunia (MUTD). Melalui kerja kepanitiaan inilah, program dakwah Yayasan AKUIS untuk mendirikan Perhimpunan AHWA Dunia berhasil disahkan secara resmi pada Desember 2016 M.
  2. Awal Pembentukan: Pembentukan DP3MU merupakan tindak lanjut konkret dari hasil kesepakatan dalam Mudzakarah Ulama Serumpun Melayu (1432 H / 2010 M) di Palembang, yang menjadi salah satu tahapan awal dari dakwah global ini.
  3. Tokoh Sentral: Dalam struktur kepanitiaan DP3MU, Muhammad Bardan Kindarto (pencetus gagasan sekaligus pembina Yayasan AKUIS) mengemban amanah sebagai Imamul A’dhom untuk memimpin langsung arah strategis persiapan dan penyatuan para ulama.
  4. Peran & Back-Up Yayasan AKUIS: Sebagai pemilik program, Yayasan AKUIS bertindak sebagai motor penggerak utama yang mem-back up penuh seluruh operasional DP3MU. Hal ini dilakukan demi memfasilitasi misi pencarian dan pengumpulan ulama-ulama shohih dari berbagai belahan dunia agar dapat bersatu (ittihad) dalam wadah Perhimpunan AHWA.
  5. Kegiatan Nyata (Manajerial & Eksistensi): Eksistensi DP3MU tidak sekadar di atas kertas, melainkan dibuktikan melalui serangkaian agenda strategis yang terjadwal secara ketat dan profesional. Sebagai contoh, pada September 2007, DP3MU sukses menyelenggarakan Musyawarah Pleno Ke-1 di Auditorium Yayasan AKUIS Pusat, Banyuasin, yang salah satu agenda krusialnya adalah menerima laporan ilmiah dari Tim Pelacakan Sejarah mengenai eksistensi Mudzakarah Ulama Abad ke-17 di Perdipe-Pagaralam. Dinamika kerja ini berlanjut secara konsisten, sebagaimana terekam dalam Musyawarah Pleno Hari Ke-2 (tertanggal 30 Maret) yang menjadi ajang pendalaman hujah keilmuan dan konsolidasi gagasan di antara para ulama untuk melahirkan solusi nyata bagi problematika umat.

DP3MU adalah kepanitiaan taktis-strategis yang dibentuk dan difasilitasi oleh Yayasan AKUIS sebagai jalan serta jembatan utama untuk mewujudkan program besar, yaitu terbentuknya Perhimpunan Ahlul Halli Wal ‘Aqdi Dunia (AHWA).

CATEGORIES:

Blog

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *