Profil Perhimpunan Ahlul Halli Wal ‘Aqdi Dunia

I. Sejarah Pendirian dan Konsolidasi Ulama
Akar Pendirian
Pembentukan Perhimpunan Ahlul Halli Wal ’Aqdi Dunia berawal dari kegiatan tadabbur Al-Qur’an dan pembinaan ummah yang dipelopori oleh Allah yarham Ustadz Muhammad Bardan Kindarto di Yayasan Pendidikan dan Dakwah Amanat Kesejahteraan Ummat Islam (AKUIS), Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia.
Di bawah bimbingan beliau, serangkaian pertemuan ulama diselenggarakan secara bertahap untuk konsolidasi keumatan, yaitu:
1. Kongres Umat Islam Sumatera Selatan: 28 – 30 Syawal 1442 H / 12 – 14 Januari 2002 M, di Asrama Haji Sumatera Selatan, Kota Palembang.
2. Mudzkarah Ulama se-Sumatera: 4 – 6 Shafar 1427 H / 4 – 6 Maret 2006 M di Asrama Haji Sumatera Selatan, Kota Palembang.
3. Mudzakarah Ulama se-Rumpun Melayu: 21 – 25 Muharram 1432 H / 27 – 31 Desember 2010 M di Asrama Haji Sumatera Selatan, Kota Palembang. Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan penting untuk mendukung perencanaan Mudzakarah Ulama Tingkat Dunia.
Terabsahnya Perhimpunan Dunia
Meskipun penggagas utama, Allah yarham Ustadz Muhammad Bardan Kindarto, wafat sebelum pertemuan internasional terlaksana, dengan izin Allah, Mudzkarah Ulama Tingkat Dunia akhirnya berhasil diselenggarakan pada 4 – 8 Rabiul Awwal 1438 H / 4 – 8 Desember 2016 M.
Mudzakarah inilah yang menghasilkan kesepakatan terabsahnya: Perhimpunan Ahlul Halli Wal ‘Aqdi Dunia (Arab: جمعيّة اهل الحلّ و العقد العالميّة / Inggris: World Organization Of Disentangle And Bindings Experts)
Kepemimpinan Imam Perhimpunan
Kepemimpinan Perhimpunan Dunia ini sejak berdirinya dipegang oleh para Imam sebagai berikut:
1. Allah yarham TG. KH. Drs. Thohlon Abdul Rauf (2016 – 2017)
2. Allah yarham Dr. Orde Djauhari (2017 – 2018)
3. KH. TB. Fathul ‘Adhim Chatib (2018 – sekarang)

II. Definisi dan Landasan Konsepsual Ahlul Halli Wal ‘Aqdi
AHWA bukan sekadar organisasi, melainkan representasi formal dari konsep Ahlul Halli Wal ‘Aqdi yang dimaknai secara khusus:
Definisi Khusus AHWA
1. Kesepakatan Hukum:
إتفاق جملة أهل الحلّ و العقد من امّة محمّد في عصر من الأعصار على حكم واقعة من الوقائع
“Kesepakatan ahli mengurai dan mengikat urusan dari umat Muhammad pada suatu masa atau dari masa-masa atas hukum yang terjadi dari beberapa kejadian.”
2. Kesepakatan Ad-Din:
إتفاق امّة محمّد خاصة على أمر من الامور الدّينيّة
“Kesepakatan umat Muhammad yang khas atas urusan dari urusan-urusan Ad-Din.”
Jumlah dan Status Kehormatan
Perhimpunan Ahlul Halli Wal ‘Aqdi Dunia merupakan kumpulan alim ulama, cendekiawan muslim, dan zuama dari berbagai latar belakang disiplin ilmu di berbagai penjuru dunia sebanyak 313 anggota.
Jumlah 313 ini diambil sebagai i’tibar (pertimbangan) dengan jumlah Pasukan Ahlul Badar, pasukan Thalut melawan Jalut, serta jumlah para Rasul. Anggota ini tergolong sebagai Ulu Baqiyah (QS Hud, 11:116) dan bertindak sebagai Utusan Kehormatan (QS Maryam, 19:83-85).
III. Visi dan Aksi Strategis Global
Setelah terkumpulnya 313 Utusan Kehormatan, AHWA memfokuskan aksi strategisnya pada langkah-langkah global untuk menyongsong janji Kekhalifahan:
1. Tujuan Utama: Menegakkan Islam sebagai Ad-Din di atas semua Ad-Din lain.
2. Aksi Strategis: Menyusun langkah strategis untuk mengadakan Dialog Tingkat Dunia kepada para petinggi kafirin dari kalangan Ahli Kitb dan musyrikin yang bernaung di Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nation) dan Keuskupan Vatican.
2. Landasan Tindakan: Aksi ini didasari oleh firman Allah mengenai upaya pihak luar yang selalu berusaha memadamkan agama Allah, dan tugas AHWA adalah menghadapi perlawanan ini (QS Ash-Shaf, 61:8, QS An-Nisa, 4:76, QS Al-Baqarah, 2:120).
