PERHIMPUNAN AHLUL HALLI WAL 'AQDI DUNIA

جمعيّة اهل الحلّ و العقد العالميّة

World Organization Of Disentangle And Bindings Experts

Kongres Umat Islam Sumatera Selatan (1422 H/2002 M): Peletak Dasar Visi Din Al-Islam Kaffah

Pendahuluan

Palembang, Sumatera Selatan – Perhimpunan Ahlul Halli Wal ‘Aqdi Dunia (AHWA) berawal dari inisiasi gerakan dakwah di tingkat regional, yang ditandai dengan diselenggarakannya Kongres Umat Islam Sumatera Selatan. Kongres ini dilaksanakan selama tiga hari, pada tanggal 28–30 Syawal 1422 H atau 12–14 Januari 2002 M, bertempat di Asrama Haji Sumatera Selatan, Palembang.

Kegiatan ini secara resmi dibentuk oleh Yayasan Pendidikan dan Dakwah AKUIS (YPD AKUIS), yang bertindak sebagai payung hukum awal bagi serangkaian musyawarah ulama yang kemudian diselenggarakan secara berkesinambungan.

Fokus Utama: Memperluas Wawasan Islam

Fokus utama Kongres Umat Islam Sumatera Selatan 1422 H/ 2002 M adalah memberikan wawasan mendalam kepada umat Islam di wilayah Provinsi Sumatera Selatan.

Hasil dan Tujuan Kongres

Tujuan fundamental Kongres ini adalah untuk menegaskan bahwa Din Al-Islam bukanlah sebatas pelaksanaan Rukun Islam saja, melainkan mencakup juga tata kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan ini berfungsi sebagai titik tolak untuk:

  1. Membuka Wawasan Umat: Mengedukasi bahwa Islam adalah nidham (sistem) yang bersifat menyeluruh (kaffah).
  2. Menyiapkan Konsolidasi: Menjadi tahap awal sebelum pelaksanaan Mudzakarah ulama tingkat Sumatera dan Rumpun Melayu selanjutnya.

Kontinuitas Gerakan: Akar Lahirnya AHWA

Kongres Umat Islam Sumatera Selatan 1422 H/2002 M terbukti menjadi tapak tilas sejarah dan landasan pertama dalam proses panjang yang kemudian berujung pada:

  • Mudzakarah Ulama Se-Sumatera (1427 H/2006 M): Sebagai upaya membangun wawasan yang sama tentang urgensi Islam dalam tata kehidupan.
  • Mudzakarah Ulama Serumpun Melayu (1432 H/2010 M): Berfokus pada penyatuan hati (ta’lif al-qulub) ulama Rumpun Melayu.
  • Mudzakarah Ulama Tingkat Dunia (1438 H/2016 M): Puncak di mana Perhimpunan Ahlul Halli Wal ‘Aqdi Dunia secara resmi ditetapkan keabsahannya.

Dengan demikian, Kongres 1422 M/2002 M bukan hanya catatan sejarah lokal, tetapi merupakan peletakan dasar bagi gerakan dakwah global yang kini diusung oleh AHWA.

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *