PERHIMPUNAN AHLUL HALLI WAL 'AQDI DUNIA

جمعيّة اهل الحلّ و العقد العالميّة

World Organization Of Disentangle And Bindings Experts

Dialog Tingkat Dunia AHWA: Menyampaikan Risalah Din Al-Haq di Panggung Global

I. Landasan Misi Global dan Struktur Nidham

Perhimpunan Ahlul Halli Wal ‘Aqdi Dunia (AHWA) didirikan sebagai manajemen dakwah Islam secara total dan global. Didirikan melalui Mudzakarah Ulama Tingkat Dunia (MUTD) 1438 H/2016 M, AHWA memiliki tujuan fundamental untuk menjemput janji Allah Subhanahu Wa Ta’ala tentang Islam sebagai Din Al-Haq yang akan diwujudkan pada seluruh tertib kehidupan manusia.

Dalam mengemban misi besar ini, AHWA merancang bangun sistem (nidham) yang dapat menghadapi eksistensi dan metode operasional sistem kafirin dari kalangan Ahli Kitab dan musyrikin yang berakar pada filsafat Yunani kuno. Upaya ini sejalan dengan tujuan AHWA untuk menghadirkan pola sistem Siyasah Syar’iyyah yang dirancang bangun secara kaffah (total dan mengglobal).

II. Langkah Strategis: Menyusun Program Dialog Tingkat Dunia

Sebagai tindak lanjut dari penetapan nidham mendunia, salah satu langkah strategis dan terdepan AHWA adalah menyusun program Dialog Tingkat Dunia.

Dialog ini bertujuan untuk secara langsung menyampaikan risalah kebenaran Din Al-Islam kepada para petinggi kafirin dari kalangan Ahli Kitab dan musyrikin. Tujuan ini bukanlah bentuk aliansi atau persekutuan kepentingan, melainkan murni tugas Tansiq (Penyatuan Hakiki) yang didasari Tansiqul Qalbi (penyatuan hati), dalam rangka menjalankan proses dakwah yang terkoordinir dengan Minhaj An-Nubuwwah (jalan yang terang dan mudah berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah).

III. Tujuan Utama: Peringatan Global dan Penyempurnaan Cahaya Allah

Peran utama Dialog Tingkat Dunia adalah memberikan peringatan tegas terhadap upaya yang dilakukan untuk memadamkan cahaya Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Visi abadi Islam sebagai Din Al-Haq ini disandarkan pada firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:

{يُرِيدُونَ لِيُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَاللَّهُ مُتِمُّ نُورِهِ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ}

(“Mereka hendak memadamkan cahaya Allah dengan mulut mereka, tetapi Allah justru menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang-orang kafir tidak menyukai.”) (QS Ash-Shaf, 61:8)

IV. Forum Sasar Kunci dan Kontras Prinsipil

Dialog ini secara strategis menyasar forum-forum global yang menjadi pusat pengambilan keputusan peradaban non-Muslim, antara lain:

  • Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations/UN): Sebagai pusat politik dan hukum global.
  • Keuskupan Vatikan: Sebagai pusat otoritas agama Ahli Kitab (Nasrani), mengingat urgensi Islam dalam peradaban manusia.

Inisiatif AHWA ini sangat antagonis dengan sistem dan metode operasional kafirin dari kalangan Ahli Kitab dan musyrikin  yang telah menyebabkan fitnah dan kerusakan besar di bumi. Dengan kekuatan Tansiqul Qalbi, AHWA berperan sebagai juru bicara yang membawa visi Din Al-Haq ke ranah global dan peradaban dunia.

V. Kualifikasi Anggota: Mewakili Ulu Baqiyah

Hanya para ulama yang memahami pengertian “Ulu Baqiyah”—yang hatinya dipersatukan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala—yang bertugas dalam gerakan ini. Sumber Dalil konsep Ulu Baqiyah ini merujuk pada firman-Nya:

{فَلَوْلَا كَانَ مِنَ ٱلْقُرُونِ مِن قَبْلِكُمْ أُو۟لُوا۟ بَقِيَّةٍ يَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْفَسَادِ فِى ٱلْأَرْضِ إِلَّا قَلِيلًا مِّمَّنْ أَنجَيْنَا مِنْهُمْ ۗ}

(“Maka mengapa tidak ada dari umat-umat yang sebelum kamu orang-orang yang mempunyai keutamaan yang melarang (berbuat) kerusakan di muka bumi, kecuali sebagian kecil di antara orang-orang yang telah Kami selamatkan di antara mereka…”) (QS Hud, 11:116)

Mereka adalah individu dengan pemahaman mendalam tentang Al-Haq yang senantiasa berupaya mencegah kerusakan di muka bumi, memastikan bahwa risalah yang disampaikan dalam Dialog Tingkat Dunia adalah murni berdasarkan Kitabullah Al-Quran dan As-Sunnah.

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *