Memperkuat Barisan: AHWA Menjangkau Tokoh Dakwah di Yala, Thailand
Pendahuluan
Yala, Thailand – Sebagai bagian dari upaya konsolidasi global dan penguatan jaringan di kawasan Asia Tenggara, Tim Sosialisasi Perhimpunan Ahlul Halli Wal ‘Aqdi Dunia (AHWA) melaksanakan kunjungan ke Thailand pada bulan Mei tahun 2023. Kunjungan ini merupakan bagian dari silaturahim ke tiga negara Asia Tenggara.
Tim sosialisasi ini dipimpin oleh Ustadz Arbani, selaku Ketua I Majelis Utama AHWA, didampingi oleh Dato’ Rosli bin Iskandar, unsur Ketua Majelis Utama yang berdomisili di Perak, Malaysia.
Mencari Ulama di Negeri Gajah Putih
Thailand, yang dikenal sebagai “Negeri Gajah Putih”, memiliki provinsi-provinsi di selatan yang dihuni mayoritas umat Islam. Salah satunya adalah Provinsi Yala, yang terletak di sebelah selatan Thailand. Di Yala, lebih dari 68% penduduknya beragama Islam, dan 66,1% di antaranya beretnis Melayu.
Tim yang berjumlah 4 orang ini berlabuh di Yala, menempuh perjalanan yang cukup jauh dari Kota Kelantan, Malaysia.
Pertemuan dengan Ustadz Abu Dzar
Atas saran dari Dato’ Rosli bin Iskandar, Tim AHWA berhasil berjumpa dengan salah seorang tokoh asatidz setempat, Ustadz Abu Dzar. Beliau dikenal “malang melintang” di dunia dakwah.
Ustadz Abu Dzar sehari-harinya mengajar di Pondok Pesantren yang didirikan di lokasi Markaz Jama’ah Tabligh. Beliau juga aktif memberikan tausiyah dan tadzkirah di masjid kepada jama’ah yang datang dari dalam kota hingga pelosok negeri. Beliau mengungkapkan bahwa masjid tersebut mampu menampung hingga ribuan jama’ah, termasuk yang berasal dari berbagai negara seperti Pakistan, Bangladesh, dan Indonesia.
Kesepahaman dan Ajakan Bersatu
Meskipun Ustadz Abu Dzar adalah pendatang dari Palembang, Indonesia—yang kini telah mantap berdakwah di Yala, negeri yang terkenal banyak konflik sosial—pertemuan satu malam tersebut membuahkan hasil yang berkesan.
Tim AHWA tidak lupa menyampaikan ajakan kepada beliau untuk bergabung bersama Perhimpunan Ahlul Halli Wal ‘Aqdi Dunia, yang berdomisili di Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia. Tim juga menyampaikan surat undangan Mudzakarah Ahlul Halli Wal ‘Aqdi Dunia yang akan digelar pada tahun 1445 H.
Perjumpaan hangat tersebut ditutup dengan satu kesepahaman fundamental: saat ini, para ulama, khususnya yang berada di wilayah Rumpun Melayu, wajib bersatu dan berhimpun dalam satu kesepakatan Islam secara mendunia (QS Al Baqarah, 2:208).


No responses yet